Indonesiakitanews.com – Penajam. Pasca penetapan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang menetapkan paslon Mudyat Noor – Waris Muin (Mudyat – Win) sebagai BUpati dan Wakil Bupati terpilih, masyarakat PPU tentunya sangat menantikan gebrakan pemimpin baru PPU tersebut.
Tentu saja, kehadiran pemimpin definitif sangat dinantikan setelah lebih dari tiga tahun PPU hanya dipimpin oleh Penjabat Bupati yang pada dasarnya hanyalah pelaksana administrasi pemerintahan selama masa kekosongan kepemimpinan.
Menanggapi hal itu, Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf menyampaikan bahwa sesungguhnya masyarakat PPU sudah sangat menginginkan adanya pemimpin definitif. Sewa mobil dekat Stasiun Bandung
“Ya saya kira semua masyarakat PPU termasuk saya pribadi sangat menunggu saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati definitif, karena selama tiga tahun lebih dipimpin Pj Bupati walaupun pemerintahan tetap berjalan kegiatan pembangunan juga berjalan tapi ya tetap saja terbatas, karena kewenangan Pj juga terbatas.” Ungkap Kasim.
Menurut Kasim, Pj Bupati dengan Bupati definitif dalam hal kepemimpinan sangat berbeda. Disinggung terkait letak perbedaan dimaksud Kasim menjelaskan, bahwa yang paling mencolok adalah pada kesungguhan dalam membangun daerah.
“Bagaimanapun Pj itu hanya bersifat sementara, jadi mau seperti apapun kepentingannya pun berbeda. Kalau Pj Bupati kita tidak bisa tagih komitmen apapun karena dia hanya ditunjuk bertugas sementara, sedangkan Bupati definitif punya tanggungjawab ganda. Ditambah lagi Pj Bupati buan orang daerah Kaltim, Jadi memimpin dengan tulus itu ya susah kita harapkan.”
Ketika media ini menanyakan apakah ia yakin Bupati terpilih bisa tulus mencintai dan membangun PPU kedepan, Ia mengatakan, ia lebih percaya Bupati terpilih ketimbang Pj Bupati.
“Tentu saya lebih percaya ketulusan Bupati terpilih, karena memang ketika ia memutuskan maju, segala konsekuensinya sudah dipikirkan, berbeda dengan Pj Bupati, contohnya Pj Bupati pertama Makmur Marbun, kita bisa lihat, malah ia mau memanfaatkan posisinya sebagai Pj selama dua tahun lebih untuk maju jadi Bupati PPU, padahal dia bukan orang Kaltim apalagi orang PPU, jadi ya pasti kita harus lebih percaya pada pemimpin yang dipilih oleh rakyat daripada pemimpin yang aji mumpung karena ditunjuk pusat.” Bebernya.
Pria yang akrab disapa Habib itu kemudian menambahkan. “Saya berharap, Bupati kita sekarang yang akan dilantik, bisa benar-benar tulus mencintai dan rental alphard bekasi membangun daerah ini, karena kita punya sumberdaya yang lebih dari cukup, bayangkan kalau daerah ini dipimpin oleh orang yang hatinya curang, memimpin hanya untuk mencari keuntungan pribadi dan kelompok. Kita berharap Bapak Mudyat bisa menjadi jawaban atas berbagai masalah yang terjadi di PPU selama ini.” Tambahnya.
Kasim juga berharap agar pasca penetapan KPUD beberapa waktu lalu, Bupati sudah mulai mengambil ancang-ancang, kalau perlu mulai melakukan koordinasi dengan para pejabat daerah untuk proses screening awal.
“Inikan tinggal pelantikan saja, semua sudah tahu siapa Bupati kita sekarang, lagian pelantikan itu kan seperti resepsi saja, apalagi dewan juga sudah rapat paripurna tentang penetapan calon terpilih, jadi saya berharap Bupati segera ambil ancang-ancang untuk pra kondisi dengan para pejabat-pejabat daerah. Ya katakanlah ini sebagai proses screeining awal sebelum resmi menjalankan tugas nanti.” Demikian tutupnya.(red.hai)









