Minggu, 16 Agustus 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut

admin by admin
10 Agustus 2026
in Penajam Paser Utara
0
PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut
0
SHARES
12
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakita-news.com – Penajam – PT Sukses Tani Nusasubur (PT STN) menjadi sorotan publik menyusul berbagai dugaan persoalan yang berkaitan dengan legalitas Hak Guna Usaha (HGU), sengketa lahan dengan masyarakat, hingga dugaan keterlibatan oknum aparatur desa dalam penguasaan lahan di wilayah operasional perusahaan.

Sejumlah warga dan kelompok masyarakat mendesak pemerintah serta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap status legalitas perusahaan, termasuk dokumen HGU dan perizinan lainnya. Menurut mereka, kejelasan dokumen tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Dugaan HGU Perlu Diverifikasi

Masyarakat mempertanyakan status masa berlaku HGU PT STN. Mereka menduga terdapat ketidakjelasan terkait perpanjangan hak atas lahan yang digunakan perusahaan.

Apabila dugaan tersebut benar, status hukum pengelolaan lahan dinilai perlu mendapat perhatian dari instansi berwenang, khususnya Badan Pertanahan Nasional (BPN), guna memastikan seluruh aktivitas perusahaan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan mengenai status HGU maupun dokumen perpanjangan izin yang dipersoalkan masyarakat.

Konflik Lahan Berlarut

Selain persoalan legalitas, masyarakat juga menyampaikan adanya sejumlah sengketa lahan yang disebut telah berlangsung dalam waktu cukup lama.

Permasalahan tersebut meliputi klaim tumpang tindih kepemilikan lahan, dugaan penguasaan lahan masyarakat, hingga persoalan akses warga terhadap lahan yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian.

Warga berharap penyelesaian konflik dilakukan secara terbuka melalui mekanisme mediasi yang melibatkan pemerintah, perusahaan, masyarakat, dan pihak independen agar menghasilkan solusi yang adil bagi semua pihak.

Dugaan Keterlibatan Oknum Aparatur Desa

Sorotan juga mengarah pada dugaan keterlibatan sejumlah oknum aparatur desa dalam praktik penguasaan atau pembagian lahan bersama pihak-pihak yang dikaitkan dengan perusahaan.

Informasi tersebut masih berupa dugaan yang memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum. Apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran hukum atau penyalahgunaan kewenangan, masyarakat meminta agar proses penegakan hukum dilakukan secara transparan tanpa pandang bulu.

Tata Kelola Perusahaan Dipertanyakan

Masyarakat turut mempertanyakan pelaksanaan tata kelola perusahaan, mulai dari kepatuhan terhadap perizinan, batas areal perkebunan, hingga pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Sejumlah warga menilai program CSR yang dijalankan belum memberikan manfaat yang dirasakan secara merata oleh masyarakat terdampak. Mereka berharap perusahaan meningkatkan transparansi serta memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Kemitraan Dinilai Perlu Dievaluasi

Dalam aspek kemitraan, masyarakat juga meminta evaluasi terhadap pola kerja sama antara perusahaan dengan petani maupun kelompok masyarakat.

Beberapa pihak mengaku masih mengalami kesulitan memperoleh informasi mengenai mekanisme kemitraan, termasuk hak dan kewajiban para pihak. Transparansi dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya konflik di kemudian hari.

Masyarakat Siap Tempuh Jalur Hukum

Kelompok masyarakat menyatakan akan menempuh jalur hukum apabila persoalan tersebut tidak memperoleh penyelesaian yang jelas.

Mereka berencana menyampaikan laporan kepada instansi yang berwenang sesuai kewenangannya apabila ditemukan bukti adanya dugaan pelanggaran administrasi, pelanggaran agraria, maupun dugaan tindak pidana.

Redaksi Masih Menunggu Klarifikasi

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari manajemen PT Sukses Tani Nusasubur, pemerintah desa terkait, serta instansi pemerintah yang berwenang mengenai berbagai dugaan yang disampaikan masyarakat.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Previous Post

Efek Domino Kasus MBG

Next Post

Sindikat Penipuan dari Dalam Lapas, Hasil Investigasi Klik Kaltim Indikasikan Didalangi Napi Lapas Bontang

admin

admin

Related Posts

LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata
Penajam Paser Utara

Krisis Fiskal Daerah, Kasim : Disinilah Ujian Kepemimpinan Sesungguhnya, Mampu Berbuat Atau Hanya Penikmat

4 April 2026
Tak Digubris OIKN, Petani Lokal Terancam Kehilangan Sumber Hidup di Lahan Sendiri
Penajam Paser Utara

Tak Digubris OIKN, Petani Lokal Terancam Kehilangan Sumber Hidup di Lahan Sendiri

25 Maret 2026
Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor
Penajam Paser Utara

Bupati PPU Lakukan Mutasi Eselon II, 31 Kepala Dinas dan Badan Bergeser

13 Maret 2026
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?
Penajam Paser Utara

Ujian Kepemimpinan Bupati PPU: Mutasi Pejabat Eselon II Disebut Segera Digelar, Publik Tuntut Meritokrasi

12 Maret 2026
Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan
Penajam Paser Utara

Kasus Pengeroyokan Pemuda Dayak di IKN Diselesaikan Lewat Sidang Adat, Kepala Adat Besar Paser Tegaskan Pelanggaran Ganda

4 Maret 2026
Ahmad Nyompa, Ketua Kelompok Tani.
Penajam Paser Utara

Kelompok Tani Usaha Baru Samboja Barat Minta Audiensi dengan OIKN, Harapkan Kepastian Pengelolaan Lahan

4 Maret 2026
Next Post
Sindikat Penipuan dari Dalam Lapas, Hasil Investigasi Klik Kaltim Indikasikan Didalangi Napi Lapas Bontang

Sindikat Penipuan dari Dalam Lapas, Hasil Investigasi Klik Kaltim Indikasikan Didalangi Napi Lapas Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Sindikat Penipuan dari Dalam Lapas, Hasil Investigasi Klik Kaltim Indikasikan Didalangi Napi Lapas Bontang

Sindikat Penipuan dari Dalam Lapas, Hasil Investigasi Klik Kaltim Indikasikan Didalangi Napi Lapas Bontang

14 Agustus 2026
PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut

PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut

10 Agustus 2026
Efek Domino Kasus MBG

Efek Domino Kasus MBG

13 Juli 2026
Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

13 Juli 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In