Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Pusat Pangkas Anggaran Daerah, Ini Dampak Negatif Yang Dialami Daerah

Rusdan, Tenaga Ahli DPRD PPU : "Pemangkasan anggaran berdampak signifikan terhadap pertubuhan ekonomi daerah."

admin by admin
18 Juli 2025
in Penajam Paser Utara
0
0
SHARES
151
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam. Efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, ternyata dinilai banyak kalangan membawa berbagai dampak negatif terhadap daerah.

Banyak kalangan berpendapat, pemangkasan anggaran tersebut hanya untuk memenuhi program ambisius sang Presiden yakni Makan Bergizi Gratis dan Hilirisasi tanpa memperhatikan dampaknya terhadap daerah.

Adalah Rusdan Rahimi, Tenaga Ahli DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang memberikan penjelasan tentang berbagai dampak yang dialami oleh daerah sebagai akibat dari pemangkasan anggaran dimaksud.

Menurut Rusdan (sapaan akrab), Pemangkasan anggaran melalui efisiensi  itu memberikan beberapa dampak serius terhadap daerah terutama di PPU.

“Saya kira jelas ya, pemangkasan anggaran ini sangat berdampak bagi daerah termasuk kita di PPU, saya mencatat setidaknya ada beberapa dampak signifikan bagi daerah, pertama terkait dengan pembangunan infrastruktur yang terhambat, kita tahu bahwa konektifitas jalan yang menghubungkan kabupaten PPU ke IKN itu sangat penting, kemudian yang tidak kalah penting adalah infrastruktur jalan yang menghubungkan antar kecamatan dan antar desa dalam rangka mobilitas kegiatan ekonomi masyarakat sangat mendesak, dengan pemangkasan anggaran ini, maka daerah harus melakukan perumusan ulang program yang sudah direncanakan.” Ujarnya. Jasa FB Ads

Ia menambahkan, “Selain masalah pembangunan infrastruktur yang terhambat dan berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi, masalah kedua adalah berkurangnya kualitas pelayanan publik terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan. Ketiga, masalah pelambatan pertumbuhan ekonomi dan serapan tenaga kerja. Pemangkasan ini kan cukup besar ya kalau kita perhatikan, ini otomatis banyak program pembangunan daerah tidak bisa berjalan, akibatnya serapan tenaga kerja berkurang dengan begitu aktivitas ekonomi masyarakat melalui jual beli juga menurun, suka tidak suka pertumbuhan ekonomi mengalami pelambatan. Keempat, mereduksi kapasitas fiskal daerah, karena kapasitas fiskal daerah sangat tergantung dengan dana transfer daerah oleh pusat. Jadi saya kira penting bagi pemerintah daerah untuk memikirkan solusi alternatif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul.” Tambahnya.

Ditanyakan terkait solusi yang dapat dilakukan pemerintah, Rusdan menjelaskan, jika nantinya pemangkasan anggaran menyentuh belanja modal, maka pemerintah perlu melakukan langkah-langkah antisipasi.

“Sekarang yang perlu dilakukan adalah melihat keputusan akhir dari pemangkasan anggaran oleh pusat, skemanya seperti apa dan jika memang menyentuh pada aspek penting seperti belanja modal, maka pemerintah daerah harus mengambil langkah lain guna memacu pertumbuhan ekonomi seperti berupaya mencari investor untuk berinvestasi disektor pariwisata dan pertanian.” Ungkapnya.

Menurutnya, PPU punya potensi wisata yang patut diperhitungkan, hanya saja selama ini kurang mendapat perhatian termasuk minimnya anggaran untuk peningkatan sektor pariwisata. Pada sektor pertanian, ia mengatakan bahwa PPU adalah salah satu lumbung padinya Kaltim, sehingga dapat dipromosikan agar bisa menggaet investor. Dengan adanya investasi yang masuk, kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali menggeliat dan dapat membantu pertumbuhan ekonomi daerah.

Rusdan berharap, agar pemerintah daerah dapat memaksimalkan kegiatan promosi terkait potensi wisata dan pertanian termasuk nantinya dalam hal penganggaran dapat mengalokasikan anggaran yang memadai.

Disinggung mengenai THL yang dirumahkan dan menjadi salah satu PR pemkab PPU kedepan, ia menjelaskan, “Sepengetahuan saya, untuk thl, yang tidak tercover PPPK penuh dan paruh waktu, saat ini pemkab PPU sedang berupaya melakukan lobi ke pusat untuk cari solusi dengan memanfaat anggaran yang ada dan bagi THL yang tidak atau belum tercover, akan dibekali dengan pelatihan atau diberdayakan melalui BUMD yang ada di PPU jika perlu BUMN yang ada di PPU juga membantu sehingga beban pemerintah daerah berkurang.”

Lebih lanjut ia mengatakan, “Masalah THL ini saya kira ada hal yang harus kita sadari bersama, pertama, keterbatasan formasi PPPK dan harus disesuaikan dengan kebutuhan instansi serta kemampuan anggaran daerah, tidak semua honorer memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan untuk menjadi PPPK, kemudian mengenai PPPK sudah diatur dalam PP nomor 49 2018 tentang tata cara pengangkatan PPPK melalui seleksi kompotensi yang ditetapkan untuk menjadi PPPK yang semuanya transparan dan akuntabel.” Ungkapnya. sewa mobil ke bandara soekarno hatta

Rusdan Rahimi mengatakan, saat ini DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tenaga honorer secara bertahap dan berkeadilan dan  peningkatan kualitas, untuk itu ia meminta kesabaran dan pengertian dari seluruh tenaga honorer karena proses ini membutuhkan waktu dan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.

Previous Post

Dukung Program Presiden, Tapi Jangan Korbankan Kepentingan Utama Daerah

Next Post

Wakil Ketua DPRD PPU, Syahruddin M Noor Tanggapi Masalah Pemangkasan Anggaran Hingga Masalah THL

admin

admin

Related Posts

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan
Penajam Paser Utara

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

19 September 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI
Penajam Paser Utara

PT KMS Didesak Buka Suara, LSM Guntur Siapkan Laporan ke Dua Kementerian

9 September 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis
Penajam Paser Utara

Bursa Kepala Dinas PPU Memanas: Meritokrasi atau ‘Orang Dekat’ yang Diprioritaskan?

31 Agustus 2026
Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan
Penajam Paser Utara

Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri, Petani Karya Merdeka Desak OIKN Fasilitasi MoU

28 Agustus 2026
LSM Guntur Soroti Dugaan Alih Fungsi Lahan Eks Transmigrasi Menjadi Perkebunan Sawit
Penajam Paser Utara

LSM Guntur Soroti Dugaan Alih Fungsi Lahan Eks Transmigrasi Menjadi Perkebunan Sawit

20 Agustus 2026
PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut
Penajam Paser Utara

PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut

10 Agustus 2026
Next Post

Wakil Ketua DPRD PPU, Syahruddin M Noor Tanggapi Masalah Pemangkasan Anggaran Hingga Masalah THL

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

19 September 2026
GERAK JAKARTA UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LRT KELAPA GADING–MANGGARAI: LANGKAH PENTING MENUJU SMART MOBILITY JAKARTA

GERAK JAKARTA UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LRT KELAPA GADING–MANGGARAI: LANGKAH PENTING MENUJU SMART MOBILITY JAKARTA

17 September 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI

PT KMS Didesak Buka Suara, LSM Guntur Siapkan Laporan ke Dua Kementerian

9 September 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis

Bursa Kepala Dinas PPU Memanas: Meritokrasi atau ‘Orang Dekat’ yang Diprioritaskan?

31 Agustus 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In