Indonesiakitanews.com – Penajam. Menjelang Idulfitri 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayahnya dalam kondisi aman untuk 2-3 bulan ke depan. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Disketapang PPU, Mulyono, yang menyebutkan bahwa panen yang telah dimulai sejak awal Maret di Babulu turut memperkuat cadangan pangan daerah.
“Stok pangan kita cukup untuk 2-3 bulan ke depan. Petani di Babulu telah mulai panen sejak awal Maret, dan hingga kini sekitar 347 ton gabah telah terserap,” ujar Mulyono kepada Kaltim Post, Selasa (11/3).
Selain memastikan stok pangan aman, Disketapang PPU juga aktif memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional. Koordinasi dengan para distributor terus dilakukan guna menjamin kelancaran distribusi pangan di wilayah tersebut.
“Setiap hari, tim kami melakukan pemantauan di pasar serta berkoordinasi dengan distributor untuk menjaga stabilitas pasokan,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi kenaikan harga selama Ramadan, Disketapang PPU menggelar pasar murah setiap Senin hingga Jumat. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
“Selain memastikan stok dan harga tetap terkendali, kami juga menyelenggarakan pasar murah sepanjang bulan puasa guna menstabilkan harga di pasaran,” jelas Mulyono.
Pasar murah ini telah dimulai sejak 4 Maret 2025 dan akan berlanjut pada 12, 13, 14, 17, 18, 19, 20, 21, 24, 25, 26, dan 27 Maret 2025. Seluruh kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Disketapang PPU, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam.
Inisiatif ini merujuk pada Surat Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 81/TS.02.02/K/2/2025 tanggal 23 Februari 2025 tentang Operasi Pasar HBKN Puasa-Idulfitri 2025. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Disketapang PPU optimistis dapat menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, stok pangan pokok di wilayah kita aman,” tutup Mulyono.(ADV/Diskominfo PPU/HAI)






