Senin, 27 Juli 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

admin by admin
13 Januari 2026
in Pendidikan
0
Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem
0
SHARES
16
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membangun 500 sekolah rakyat hingga akhir masa jabatannya pada tahun 2029. Komitmen itu ditegaskan saat peresmian 166 sekolah rakyat yang tersebar di 34 provinsi serta 131 kabupaten/kota, pada Senin, 12 Januari 2026.

Dalam peresmian yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Prabowo menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai. Ia menegaskan pembangunan sekolah rakyat merupakan agenda strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

Dari total 500 sekolah yang direncanakan, Presiden menargetkan setiap sekolah menampung sekitar 1.000 siswa. Hingga saat ini, jumlah peserta didik yang terdaftar di sekolah rakyat telah mencapai sekitar 15 ribu siswa, dan diperkirakan meningkat menjadi 30 ribu siswa pada akhir tahun ini. Dengan skema tersebut, pemerintah membidik total 500 ribu siswa sebagai penerima manfaat program sekolah rakyat.

Pada tahap pertama, sebanyak 166 sekolah rakyat telah dibangun dengan konsep asrama dan mulai beroperasi secara bertahap sejak Juli hingga awal Oktober 2025. Secara keseluruhan, sekolah-sekolah tersebut menampung 15.954 siswa, didukung oleh 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.

Pemerintah juga memastikan kelanjutan pembangunan tahap kedua sekolah rakyat di 104 lokasi tambahan. Pada tahap ini, kapasitas dirancang untuk menampung 112.320 siswa melalui 3.744 rombongan belajar, sebagai bagian dari ekspansi nasional program pendidikan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan tekadnya untuk menghapus kemiskinan ekstrem sebelum masa jabatannya berakhir pada 2029. Ia menargetkan perbaikan signifikan pada kondisi masyarakat yang berada di desil 1 dan 2, atau kelompok kesejahteraan terendah secara nasional.

Presiden meyakini target tersebut realistis untuk dicapai, dengan merujuk pada berbagai capaian kabinetnya sejak mulai bekerja pada Oktober 2024. Menurutnya, capaian-capaian tersebut menjadi dasar keyakinan bahwa agenda besar pendidikan dan pengentasan kemiskinan dapat direalisasikan secara bertahap dan terukur.

“Kami tidak bermaksud menyombongkan diri, tetapi kami harus percaya diri dengan capaian dan bukti kerja yang sudah ada,” ujar Prabowo.(red*

Previous Post

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Next Post

IKN Semakin Mentereng, Daerah Semakin Terpuruk

admin

admin

Related Posts

Omnibus Law Menjadi Kacaunya Uji Kompetensi Calon Dokter, Ini Penjelasannya
Pendidikan

Omnibus Law Menjadi Kacaunya Uji Kompetensi Calon Dokter, Ini Penjelasannya

31 Juli 2025
Pendidikan

Dorong Revisi UU Penyiaran, Seminar Nasional di UNU Kaltim Soroti Keterbatasan Peran KPID di Media Sosial

12 Juni 2025
Inspiratif, Sekelompok Pemuda di Buton Selatan Dirikan Taman Baca Sangia Yi Gola (TAMASYA)
Pendidikan

Inspiratif, Sekelompok Pemuda di Buton Selatan Dirikan Taman Baca Sangia Yi Gola (TAMASYA)

11 Juni 2025
Pendidikan

Generasi Z: Mampukah Jadi Pemimpin yang Membawa Angin Segar?

18 Juli 2025
Next Post
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

IKN Semakin Mentereng, Daerah Semakin Terpuruk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Efek Domino Kasus MBG

Efek Domino Kasus MBG

13 Juli 2026
Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

13 Juli 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis

LSM Guntur Dukung Polri Berantas Mafia Batu Bara

10 Juli 2026
Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

8 April 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In