Rabu, 7 Oktober 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Warga : "OIKN hanya kirim satu unit mobil operasional"

admin by admin
10 Januari 2026
in Penajam Paser Utara
0
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot
0
SHARES
58
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam – Banjir setinggi hingga dua meter yang merendam Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Kamis dini hari (8/1/2026), menjadi banjir terparah dalam 26 tahun terakhir.

Peristiwa ini tidak hanya menyingkap persoalan pendangkalan sungai dan buruknya tata kelola lingkungan di kawasan hulu, tetapi juga membuka wajah lain pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN): minimnya kepedulian Otorita IKN terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Sedikitnya 54 rumah warga di RT 01, RT 02, dan RT 03 terdampak luapan Sungai Mentawir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Air merendam permukiman warga sejak pukul 03.00 WITA dengan ketinggian mencapai 1,5 hingga 2 meter, khususnya rumah-rumah yang berada di bantaran sungai.

Lurah Mentawir, Nelva Susanti, menyatakan banjir kali ini jauh melampaui banjir musiman yang biasa terjadi setiap akhir dan awal tahun. “Ini banjir terbesar selama 26 tahun saya tinggal di Mentawir,” ujarnya. Ia menduga pendangkalan di hulu sungai serta penyempitan muara menjadi faktor utama banjir yang semakin parah dari tahun ke tahun.

Ironisnya, meskipun Mentawir berada di kawasan IKN, upaya normalisasi sungai tak kunjung terealisasi. Usulan pengerukan telah berulang kali disampaikan, namun terbentur keterbatasan alat dan tidak adanya tindak lanjut konkret. Akibatnya, warga terus menjadi korban banjir tahunan yang skalanya semakin membesar.

Data BPBD PPU mencatat, banjir Mentawir berdampak pada 147 jiwa dari 54 rumah. Sebagian rumah terendam hingga ke dalam bangunan, memaksa warga menghentikan aktivitas dan mengamankan harta benda seadanya.

Penanganan di lapangan pun memperlihatkan kontras yang mencolok. BPBD PPU menurunkan tiga unit mobil operasional lengkap dengan peralatan kebencanaan serta mengerahkan personel bersama relawan dan warga. Sementara itu, kontribusi Otorita IKN tercatat hanya sebatas pengerahan satu unit mobil operasional.

Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf, menilai kondisi tersebut sebagai cerminan nyata ketidakpedulian Otorita IKN terhadap lingkungan dan masyarakat di wilayah lingkar IKN. Menurutnya, kehadiran Otorita IKN dalam penanganan banjir Mentawir lebih bersifat simbolis daripada substantif.

“Ini menunjukkan ketidakpedulian Otorita IKN terhadap lingkungan dan masyarakat. Ketika warga dilanda banjir terparah dalam puluhan tahun, Otorita IKN hanya mengirimkan satu unit mobil operasional. Itu tidak sebanding dengan dampak yang dialami warga,” tegas Kasim.

Ia menilai, jika Otorita IKN benar-benar menempatkan aspek lingkungan dan keselamatan warga sebagai prioritas, maka normalisasi Sungai Mentawir seharusnya sudah lama dilakukan, bukan sekadar dijanjikan melalui koordinasi antarinstansi.

Kasim juga mengingatkan bahwa banjir di Mentawir bukan peristiwa tunggal, melainkan sinyal kerusakan lingkungan yang berpotensi semakin meluas akibat aktivitas pembangunan tanpa pengendalian ekologis yang memadai. “IKN jangan hanya dibangun megah di atas kertas dan beton, tapi abai terhadap penderitaan warga yang terdampak langsung,” ujarnya.

Hingga kini, Otorita IKN kembali menyampaikan rencana usulan normalisasi Sungai Mentawir sebagai langkah ke depan. Namun bagi warga Mentawir dan kelompok masyarakat sipil, janji tersebut belum cukup. Selama tindakan nyata tak kunjung dilakukan, banjir akan terus menjadi rutinitas tahunan, dan masyarakat akan terus menanggung risiko dari pembangunan yang mengatasnamakan masa depan, tetapi mengorbankan lingkungan dan keselamatan warga hari ini.(red.mar).

Previous Post

Green City IKN dan Hak Konstitusional Pengelolaan Tanah Rakyat: Sebuah Tinjauan Hukum

Next Post

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

admin

admin

Related Posts

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan
Penajam Paser Utara

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

19 September 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI
Penajam Paser Utara

PT KMS Didesak Buka Suara, LSM Guntur Siapkan Laporan ke Dua Kementerian

9 September 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis
Penajam Paser Utara

Bursa Kepala Dinas PPU Memanas: Meritokrasi atau ‘Orang Dekat’ yang Diprioritaskan?

31 Agustus 2026
Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan
Penajam Paser Utara

Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri, Petani Karya Merdeka Desak OIKN Fasilitasi MoU

28 Agustus 2026
LSM Guntur Soroti Dugaan Alih Fungsi Lahan Eks Transmigrasi Menjadi Perkebunan Sawit
Penajam Paser Utara

LSM Guntur Soroti Dugaan Alih Fungsi Lahan Eks Transmigrasi Menjadi Perkebunan Sawit

20 Agustus 2026
PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut
Penajam Paser Utara

PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut

10 Agustus 2026
Next Post
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

19 September 2026
GERAK JAKARTA UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LRT KELAPA GADING–MANGGARAI: LANGKAH PENTING MENUJU SMART MOBILITY JAKARTA

GERAK JAKARTA UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LRT KELAPA GADING–MANGGARAI: LANGKAH PENTING MENUJU SMART MOBILITY JAKARTA

17 September 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI

PT KMS Didesak Buka Suara, LSM Guntur Siapkan Laporan ke Dua Kementerian

9 September 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis

Bursa Kepala Dinas PPU Memanas: Meritokrasi atau ‘Orang Dekat’ yang Diprioritaskan?

31 Agustus 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In