Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

"Sudah lebih dari seminggu, permohonan audensi belum juga ditanggapi pihak OIKN"

admin by admin
12 Januari 2026
in Penajam Paser Utara
0
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani
0
SHARES
61
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – IKN – Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Karya Merdeka, Mansyur, menyampaikan kesaksian terkait sejarah penguasaan dan pengelolaan lahan yang selama ini digarap oleh Kelompok Tani Usaha Baru Karya Merdeka. Kesaksian tersebut disampaikan sebagai bentuk pengetahuan sosial kolektif masyarakat yang hidup dan berkembang di wilayah tersebut sejak lama.

Mansyur menegaskan, kesaksiannya didasarkan pada pengalaman langsung serta pengamatan jangka panjang sebagai tokoh masyarakat dan Ketua LPM. Ia menyebut bahwa sejak sekitar tahun 2008 bahkan sebelum itu, masyarakat setempat telah membuka, menggarap, dan mengelola lahan secara mandiri untuk pertanian dan perkebunan rakyat.

“Lahan ini bukan lahan baru dibuka. Sejak lama sudah dikelola masyarakat secara turun-temurun dalam keluarga, terbuka, dan tanpa konflik antarwarga,” ujar Mansyur.

Ia menjelaskan, pada masa awal pengelolaan, wilayah tersebut masih termasuk Kelurahan Samboja, sebelum kemudian mengalami pemekaran menjadi Kelurahan Karya Merdeka atau Samboja Barat. Penguasaan dan pemanfaatan lahan kala itu diketahui dan diakui secara sosial oleh masyarakat sekitar, serta menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

Menurut Mansyur, lahan garapan tersebut berfungsi sebagai sumber mata pencaharian utama sekaligus penopang ekonomi keluarga. Aktivitas pertanian dilakukan secara berkelanjutan dengan kemampuan masyarakat lokal, tanpa adanya praktik penguasaan lahan secara spekulatif maupun keterlibatan pihak luar atau korporasi.

“Sebagai Ketua LPM, saya mengetahui langsung siapa saja warga penggarapnya dan bagaimana sejarah pemanfaatan lahan itu. Semua berlangsung lama, terbuka, dan menjadi bagian dari kehidupan sosial kelurahan,” katanya.

Namun, kondisi tersebut berubah setelah adanya klaim dan penetapan kawasan oleh pemerintah. Mansyur mengungkapkan, masyarakat mulai dilarang beraktivitas di lahan yang selama ini mereka kelola. Dampaknya, banyak warga kehilangan sumber mata pencaharian, mengalami keresahan, serta hidup dalam ketidakpastian.

“Yang dirasakan warga bukan hanya soal lahan, tapi soal keberlangsungan hidup,” tambahnya.

Dalam kesaksiannya, Mansyur menegaskan bahwa masyarakat mengelola lahan dengan itikad baik, semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan bukan untuk kepentingan lain. Ia berharap pemerintah dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mau mempertimbangkan kesaksian sosial masyarakat, melakukan verifikasi lapangan secara partisipatif, serta mencari solusi yang adil dan manusiawi.

“Masyarakat tidak menolak kebijakan negara. Kami hanya berharap ada pengakuan atas sejarah dan keberlangsungan hidup warga,” tegasnya.

Sementara itu, pemerhati lingkungan hidup Kasim Assegaf meminta OIKN segera merespons permintaan audiensi warga dan tidak mengabaikan suara masyarakat, khususnya petani yang selama ini telah mengelola lahan secara nyata di sekitar kawasan IKN.
“OIKN harus membuka ruang dialog. Jangan mengabaikan suara masyarakat, apalagi petani yang jelas-jelas telah mengelola dan hidup dari lahan tersebut,” ujar Kasim.

Ia juga mengingatkan para pejabat agar tidak bersikap angkuh dengan kewenangan yang dimiliki. “Jabatan itu sementara dan bisa berganti kapan saja. Yang abadi adalah perbuatan baik, yakni pengabdian kepada bangsa dan negara yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(red.hai).

Previous Post

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Next Post

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

admin

admin

Related Posts

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan
Penajam Paser Utara

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

19 September 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI
Penajam Paser Utara

PT KMS Didesak Buka Suara, LSM Guntur Siapkan Laporan ke Dua Kementerian

9 September 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis
Penajam Paser Utara

Bursa Kepala Dinas PPU Memanas: Meritokrasi atau ‘Orang Dekat’ yang Diprioritaskan?

31 Agustus 2026
Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan
Penajam Paser Utara

Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri, Petani Karya Merdeka Desak OIKN Fasilitasi MoU

28 Agustus 2026
LSM Guntur Soroti Dugaan Alih Fungsi Lahan Eks Transmigrasi Menjadi Perkebunan Sawit
Penajam Paser Utara

LSM Guntur Soroti Dugaan Alih Fungsi Lahan Eks Transmigrasi Menjadi Perkebunan Sawit

20 Agustus 2026
PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut
Penajam Paser Utara

PT Sukses Tani Nusasubur Disorot, Dugaan Legalitas HGU hingga Konflik Lahan Diminta Diusut

10 Agustus 2026
Next Post
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

12 Dokumen Dibawa ke Kejati Kaltim, LSM Guntur Soroti Dugaan Batu Bara PPCI yang Diperjualbelikan

19 September 2026
GERAK JAKARTA UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LRT KELAPA GADING–MANGGARAI: LANGKAH PENTING MENUJU SMART MOBILITY JAKARTA

GERAK JAKARTA UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LRT KELAPA GADING–MANGGARAI: LANGKAH PENTING MENUJU SMART MOBILITY JAKARTA

17 September 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI

PT KMS Didesak Buka Suara, LSM Guntur Siapkan Laporan ke Dua Kementerian

9 September 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis

Bursa Kepala Dinas PPU Memanas: Meritokrasi atau ‘Orang Dekat’ yang Diprioritaskan?

31 Agustus 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In