Indonesiakitanews.com – Penajam. Masih adanya proyek infrastruktur yang tersendat pengerjaannya karena kendala-kendala teknis mengundang respon dari Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Rusbani.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh media ini, Komisi III DPRD PPU telah melakukan rapat dengar pendapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU, ekspedisi jakarta medan untuk membicarakan beberapa proyek yang belum terealisasi.
Rusbani mengatakan, masih ada beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang belum terealisasi, karena terkendala status kepemilikan lahan yang masih milik masyarakat dan belum dialihfungsikan.
“Dari hasil RDP kita mengetahui bahwa ada beberapa proyek infrastruktur yang belum terealisasi, karena adanya kendala kepemilikan lahan, saya kira ini harus segera ditangani oleh instansi terkait sehingga pembangunan bisa berjalan,” kata Rusbani, ketika diwawancarai awak media pada oktober lalu.
Legislator dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini menjelaskan terkait beberapa proyek yang belum diselesaikan hingga saat ini, salah satunya yaitu pengerjaan infrastruktur jalan coastal road yang mendesak, namun masih terkendala pembebasan lahan.
”Setidaknya ada beberapa kegiatan yang belum terealisasi, contohnya dan itu adalah program yang ada di Cipta Karya Dinas PUPR PPU, memang masih dalam proses pengerjaan mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam tahun juga,” bebernya.
Untuk itu, Ia berharap pihak terkait dapat sepatu anak menyelesaikan kewajiban yang sudah tertuang kedalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) PPU.
”Kita optimis, sebelum tahun ini berakhir diharapkan pekerjaan pembangunan semua bisa diselesaikan secara menyeluruh,” pungkasnya. (ADV/HUMAS DPRD.PPU/HAI)






