Selasa, 28 Juli 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Pelayanan RSUD Penajam Disorot Publik, Dinilai Lamban dan Berpotensi Ancam Keselamatan Pasien

admin by admin
15 Desember 2025
in Penajam Paser Utara
0
Pelayanan RSUD Penajam Disorot Publik, Dinilai Lamban dan Berpotensi Ancam Keselamatan Pasien
0
SHARES
96
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penajam kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tersebut yang dinilai lamban, tidak responsif, dan jauh dari harapan masyarakat terhadap standar pelayanan rumah sakit pada umumnya.

Salah satu persoalan yang kerap dialami masyarakat adalah kesulitan mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Warga mengaku sering menerima alasan klasik dari pihak RSUD Penajam, mulai dari kondisi rumah sakit rujukan yang disebut penuh, keterbatasan tenaga dokter, hingga alasan administratif lainnya. Akibatnya, pasien yang seharusnya segera dirujuk justru tertahan, dengan kondisi kesehatan yang terus memburuk.

Ironisnya, terdapat laporan masyarakat mengenai pasien yang masih dalam kondisi sakit namun justru disuruh pulang oleh pihak RSUD Penajam. Bahkan, dalam salah satu kasus, keluarga pasien mengungkapkan bahwa pasien diminta pulang dengan pernyataan, “nanti kalau sakit kembali lagi.” Tragisnya, pasien tersebut dilaporkan meninggal dunia tidak lama setelah dipulangkan (lihat foto).

Keluhan serupa juga menyasar ketersediaan tenaga medis. Masyarakat menilai pelayanan RSUD Penajam sering terganggu karena dokter tidak berada di tempat saat dibutuhkan. Dalam kasus yang lebih memprihatinkan, seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat lambatnya proses rujukan ke RS Kanujoso Balikpapan. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat terkait ketersediaan dokter spesialis anak serta kelengkapan alat kedokteran di RSUD Penajam.

Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf, menegaskan bahwa berdasarkan laporan masyarakat yang diterimanya, pelayanan RSUD Penajam sudah berada pada kondisi yang sangat tidak layak dan berpotensi mengancam keselamatan jiwa pasien. Menurutnya, kelalaian dalam pelayanan kesehatan tidak dapat ditoleransi, terlebih menyangkut nyawa manusia.

Kasim juga menghimbau kepada Bupati Penajam Paser Utara agar segera mengambil langkah tegas dengan mengganti Kepala RSUD Penajam, serta Kepala Dinas Kesehatan PPU. Ia menilai pembenahan di level pimpinan menjadi keharusan agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih baik dan bertanggung jawab.

“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Jika hak ini tidak dipenuhi, maka itu menandakan kegagalan pemerintah daerah dalam menjalankan kewajibannya. Dalam kondisi seperti ini, kepemimpinan kepala daerah patut dipertanyakan,” tegas Kasim. Menurutnya, salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan adalah mengganti unsur pimpinan yang bertanggung jawab langsung terhadap buruknya pelayanan kesehatan, yakni Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD Penajam.

Persoalan pelayanan RSUD Penajam bukan sekadar soal administrasi atau kekurangan fasilitas, melainkan menyangkut tanggung jawab negara dalam melindungi nyawa warganya. Jika keluhan masyarakat terus berulang dan korban jiwa terus berjatuhan tanpa evaluasi serius, maka diamnya pemerintah daerah justru dapat dimaknai sebagai pembiaran. Dalam urusan kesehatan, keterlambatan bukan hanya soal waktu, tetapi soal hidup dan mati. Pemerintah daerah tidak boleh menunggu tragedi berikutnya untuk bertindak.(red.hai).

Previous Post

Efisiensi Anggaran Menyengsarakan Rakyat, Elite PPU Masih Berhitung Kekuasaan

Next Post

Jejak Panjang Tambang Ilegal PT. PPCI di Mentawir: Beroperasi Tanpa Izin, Rusak Hutan, Tinggalkan Lubang Maut

admin

admin

Related Posts

LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata
Penajam Paser Utara

Krisis Fiskal Daerah, Kasim : Disinilah Ujian Kepemimpinan Sesungguhnya, Mampu Berbuat Atau Hanya Penikmat

4 April 2026
Tak Digubris OIKN, Petani Lokal Terancam Kehilangan Sumber Hidup di Lahan Sendiri
Penajam Paser Utara

Tak Digubris OIKN, Petani Lokal Terancam Kehilangan Sumber Hidup di Lahan Sendiri

25 Maret 2026
Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor
Penajam Paser Utara

Bupati PPU Lakukan Mutasi Eselon II, 31 Kepala Dinas dan Badan Bergeser

13 Maret 2026
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?
Penajam Paser Utara

Ujian Kepemimpinan Bupati PPU: Mutasi Pejabat Eselon II Disebut Segera Digelar, Publik Tuntut Meritokrasi

12 Maret 2026
Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan
Penajam Paser Utara

Kasus Pengeroyokan Pemuda Dayak di IKN Diselesaikan Lewat Sidang Adat, Kepala Adat Besar Paser Tegaskan Pelanggaran Ganda

4 Maret 2026
Ahmad Nyompa, Ketua Kelompok Tani.
Penajam Paser Utara

Kelompok Tani Usaha Baru Samboja Barat Minta Audiensi dengan OIKN, Harapkan Kepastian Pengelolaan Lahan

4 Maret 2026
Next Post
Jejak Panjang Tambang Ilegal PT. PPCI di Mentawir: Beroperasi Tanpa Izin, Rusak Hutan, Tinggalkan Lubang Maut

Jejak Panjang Tambang Ilegal PT. PPCI di Mentawir: Beroperasi Tanpa Izin, Rusak Hutan, Tinggalkan Lubang Maut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Efek Domino Kasus MBG

Efek Domino Kasus MBG

13 Juli 2026
Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

13 Juli 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis

LSM Guntur Dukung Polri Berantas Mafia Batu Bara

10 Juli 2026
Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

8 April 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In