Indonesiakitanews.com – Penajam – Setelah menunggu cukup lama, keinginan Kelompok Tani Usaha Baru untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi akhirnya terwujud. Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara resmi menerima permohonan audiensi dari kelompok tani tersebut, membuka ruang dialog yang selama ini dinantikan.

Kesediaan pihak Otorita IKN disambut dengan penuh antusias oleh Kelompok Tani Usaha Baru. Kesempatan ini dinilai sebagai momentum penting untuk menyampaikan langsung harapan dan kebutuhan mereka terkait pengelolaan lahan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Usaha Baru, Ahmad Nyompa, mengungkapkan bahwa audiensi berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Ia juga menyoroti kehadiran langsung Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta seluruh jajaran deputi, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Kami sangat bersyukur bisa bertemu langsung dengan Kepala Otorita IKN dan seluruh jajarannya. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap masyarakat kecil seperti kami,” ujar Ahmad Nyompa.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta keberpihakan yang ditunjukkan oleh Otorita IKN.

“Alhamdulillah, saya atas nama Kelompok Tani Usaha Baru mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Basuki Hadimuljono dan seluruh jajaran. Hari ini kami merasakan adanya harapan untuk keberlangsungan hidup kami, serta kehadiran pemerintah yang benar-benar peduli,” tambahnya.
Dalam audiensi tersebut, Ahmad Nyompa mengungkapkan bahwa permintaan kelompok tani untuk dapat mengelola lahan pertanian mereka tidak hanya disetujui, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Otorita IKN.
Hal senada disampaikan oleh Kasim Assegaf yang menilai dukungan tersebut sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam upaya menyejahterakan rakyat. Ia menjelaskan bahwa sesuai arahan Kepala Otorita IKN, pengelolaan lahan akan dikoordinasikan dengan pihak Inhutani dan dilanjutkan dengan penyusunan nota kesepahaman (MoU).

“Kami diarahkan langsung untuk membuat MoU dengan Inhutani, bahkan Kepala Otorita menyatakan siap menandatangani. Ini sangat positif dan menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat kecil. Kami sangat mengapresiasi kebijakan ini,” ujar Kasim.
Audiensi ini menjadi titik awal yang menjanjikan bagi Kelompok Tani Usaha Baru dalam memperjuangkan hak dan keberlangsungan usaha mereka, sekaligus mempertegas komitmen Otorita IKN dalam merangkul masyarakat sebagai bagian dari pembangunan.

Pertemuan yang hangat ini bukan sekadar dialog, melainkan jembatan harapan—bahwa di tengah pembangunan besar IKN, suara masyarakat kecil tetap didengar, diperjuangkan, dan menjadi bagian dari masa depan yang lebih sejahtera.(red.hai).










