Kamis, 30 Juli 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Krisis Fiskal Daerah, Kasim : Disinilah Ujian Kepemimpinan Sesungguhnya, Mampu Berbuat Atau Hanya Penikmat

admin by admin
4 April 2026
in Penajam Paser Utara
0
LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata

Kasim assegaf saat diwawancarai oleh Tempo beberapa waktu lalu.Sumber foto : Video Tempo.

0
SHARES
69
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam – Di tengah krisis keuangan daerah sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat, keberlanjutan pembangunan daerah kini dinilai sangat bergantung pada kemampuan kepala daerah dalam mengelola sumber daya yang tersedia. Situasi ini menuntut adanya kepemimpinan yang adaptif dan inovatif agar roda pembangunan serta pemulihan ekonomi daerah tetap berjalan.

Kepala daerah, termasuk Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, dituntut untuk melakukan berbagai langkah akseleratif guna mendorong pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah. Namun, hal tersebut dinilai belum sepenuhnya terlihat di Kabupaten PPU.

Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf, menilai bahwa dalam kurun waktu lebih dari satu tahun terakhir, belum tampak adanya daya juang yang signifikan dari pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan. Menurutnya, sejauh ini pemerintah daerah hanya berfokus pada pengelolaan anggaran yang tersedia tanpa diiringi dengan upaya mencari terobosan baru yang lebih progresif.

“Kita belum melihat adanya solusi alternatif yang konkret. Pembangunan seolah berjalan apa adanya, tanpa inovasi kebijakan yang mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Kasim.

Lebih lanjut, Kasim menekankan bahwa dalam kondisi fiskal yang terbatas, kemampuan lobi kepala daerah menjadi faktor yang sangat krusial. Ia menilai bahwa peluang untuk mendapatkan alokasi anggaran dari berbagai kementerian sebenarnya terbuka, namun hingga kini belum terlihat hasil nyata dari upaya tersebut.

“Seharusnya kepala daerah aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Banyak program kementerian yang bisa diakses untuk kepentingan pembangunan daerah, tetapi realisasinya belum kita lihat,” tambahnya.

Selain itu, Kasim juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Meski demikian, ia tetap menegaskan bahwa inisiatif utama harus datang dari kepala daerah melalui kebijakan yang terarah dan strategis.

Sebagai solusi, Kasim menyarankan agar pemerintah daerah segera membentuk tim khusus yang bertugas mencari alternatif pendanaan pembangunan, baik melalui lobi anggaran kementerian maupun skema pembiayaan lainnya. Ia menilai langkah ini penting untuk membuka ruang inovasi dalam menghadapi keterbatasan fiskal.

Kasim juga mencontohkan langkah yang disebutnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, yang menurut informasi yang diterimanya berani mengambil kebijakan meminjam anggaran untuk mendukung pembangunan dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Kondisi krisis fiskal saat ini semestinya menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk keluar dari pola kerja konvensional menuju pendekatan yang lebih progresif dan solutif. Tanpa keberanian mengambil langkah strategis dan inovatif, dikhawatirkan pembangunan daerah hanya akan berjalan stagnan, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat. Di tengah keterbatasan anggaran, publik kini menunggu bukan sekadar pengelolaan rutin, melainkan terobosan nyata yang mampu menggerakkan perubahan dan menghadirkan arah baru bagi pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara.(red.dyt).

Previous Post

Tak Digubris OIKN, Petani Lokal Terancam Kehilangan Sumber Hidup di Lahan Sendiri

Next Post

Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

admin

admin

Related Posts

Tak Digubris OIKN, Petani Lokal Terancam Kehilangan Sumber Hidup di Lahan Sendiri
Penajam Paser Utara

Tak Digubris OIKN, Petani Lokal Terancam Kehilangan Sumber Hidup di Lahan Sendiri

25 Maret 2026
Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor
Penajam Paser Utara

Bupati PPU Lakukan Mutasi Eselon II, 31 Kepala Dinas dan Badan Bergeser

13 Maret 2026
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?
Penajam Paser Utara

Ujian Kepemimpinan Bupati PPU: Mutasi Pejabat Eselon II Disebut Segera Digelar, Publik Tuntut Meritokrasi

12 Maret 2026
Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan
Penajam Paser Utara

Kasus Pengeroyokan Pemuda Dayak di IKN Diselesaikan Lewat Sidang Adat, Kepala Adat Besar Paser Tegaskan Pelanggaran Ganda

4 Maret 2026
Ahmad Nyompa, Ketua Kelompok Tani.
Penajam Paser Utara

Kelompok Tani Usaha Baru Samboja Barat Minta Audiensi dengan OIKN, Harapkan Kepastian Pengelolaan Lahan

4 Maret 2026
APBD 2026 Disahkan, Publik Menanti Gebrakan Bupati Mudyat Noor dalam Penyegaran OPD PPU
Penajam Paser Utara

Isu Mutasi Sesi Dua Menguat, Masyarakat Harapkan Penyegaran di Level Kepala Dinas

3 Maret 2026
Next Post
Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Efek Domino Kasus MBG

Efek Domino Kasus MBG

13 Juli 2026
Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

Mengungkap Peran Elit Dalam Kasus Febri Adriansyah. Pertemuan di Wisma Danantara Ungkap Fakta Yang Terjadi.

13 Juli 2026
APBD 2026 Siap Diketok: Ujian Besar bagi Bupati Terpilih di Tengah Pemangkasan Anggaran Drastis

LSM Guntur Dukung Polri Berantas Mafia Batu Bara

10 Juli 2026
Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

Kelompok Tani Usaha Baru Akhirnya Audiensi dengan Otorita IKN, Harapan Baru untuk Pengelolaan Lahan

8 April 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In